Minggu, 27 November 2016

Menguras Radiator & Mengganti dengan Water Coolant

MENGURAS RADIATOR DAN
MENGGANTI DENGAN WATER COOLANT

Jangan sampai mobil anda mogok 
hanya karena overheating
Ada banyak kontroversi dari Seputaran Air Radiator, begitu banyak Kabar angin yang beredar dimasyarakat bahwa Mesin lama dan radiator yang kotor karena kerak dilarang memakai coolant karena akan mengakibatkan radiator menjadi berlubang.

Saya disini bukan mau menjawab kontroversi itu, cuman ingin memaparkan langkah-langkah yang perlu diambil dalam mencoba untuk bermigrasi dari air radiator biasa menjadi water coolant. Dan bila semua prosedur sudah dijalani dengan benar niscaya harusnya Kejadian mesin overheating dijalan dan yang berakibat fatal pada mesin anda mungkin akan sedikit bisa dicegah. Bila tertarik silahkan lanjutkan membaca,
Dasar Teori:

Jalur Air Radiator
Mesin Ketika Hidup akan menghasilkan Panas, Mesin butuh suhu ideal untuk tetap menjaga performa dan dapat bekerja dengan ideal, Untuk itulah maka diciptakan Radiator berpendingin Air untuk mendinginkan dan menstabilkan suhu. ( di beberapa mesin ada yang berpendingin udara dan berpendingin olie ).
Yang jadi masalah dengan berjalannya waktu Air karena sifatnya cenderung menghasilkan kerak dan Karat ? Moga Moga saja Pembaca yang Budiman ingat akan pelajaran SMP tentang  Mata Pelajaran Fisika tentang Air Sadah ( di situ diterangkan mengapa Panci dari Ibu Kita didapur yang berfungsi untuk mendidihkan air minum ternyata berkerak didasarnya ) Kalau ngak ingat ya ngak apa apa, karena mungkin pada waktu pelajaran tersebut anda sedang Membolos atau tertidur karena terlalu giat belajar semalam dirumah. hi99 Joke yaaaaaa ...... :)

Radiator Kotor
Celakanya hal itu juga berlaku di Radiator mobil Kita, Tapi Para Ahli ahli Kimia sudah menciptakan penangkalnya yaitu setiap mesin dari pabrik sudah diperlengkapi dengan Water Coolant. Tetapi untuk mobil yang lama karena perawatan yang lalai dan sebagainya kemudian hari air radiatorpun diisi kembali dengan air biasa dan kemudian kotor.
Setelah Radiator Kotor dan mampet karena kerak? maka bagaimana Caranya biar bersih Kembali?
Jawabnya = Dibawa Ke tukang Radiator untuk Dikoroki dan dibersihkan.
Ya itu jawaban benar tetapi tidak seluruhnya benar, Coba anda perhatikan gambar  Jalur Air radiator selain di radiator air akan memutar keseluruh water pump, thermostat , mantel2 jaket pada mesin, coba bayangkan bagaimana kita membersihkan jalur jalur itu ? Sulit bukan? Salah satu Solusi jawabnya adalah dengan memakai bantuan Cairan Radiator Flush ( Bukan Engine Flush lho ya, jangan Salah ). Ayo Kita memflush radiator kita sendiri, Mudah kok caranya.
Cara Kerja:

Flush dan Coolant
1. Anda Beli Radiator Flush di toko, beserta coolant, anda dapat membeli sembarang merk ada banyak disana, ada merk dobeli, STP, Prestone, Top1, Dan lain lain.
2. Setelah Dapat silahkan baca terlebih dahulu instruksi manualnya di keterangannya.
3. Setelah itu silahkan anda menuju ke ruang mesin, persiapkan air secukupnya. dan buanglah air radiator di mesin mobil anda, caranya buka sumbat radiator dibagian bawah, biasanya dipojok paling bawah, ada sumbat dari plastik, buka sesuai dengan putaran mengendori Baut.
4. Setelah air Radiator keluar semua, silahkan isi dengan air lagi sampe penuh lalu hidupkan mesin, kira kira 5 menit. setelah itu buka tutup radiator ( awas hati hati karena panas) lalu buang kembali air radiator tersebut. bila air radiator tersebut keruh berwarna kecoklatan, silahkan ulangi lagi sampe air menjadi jernih ( proses buang dan isi, ya memang agak melelahkan, tapi itu yang harus dilakukan bila ingin mendapat hasil terbaik)

Radiator sudah dengan coolant
5. Setelah proses no.4 selesai maka silahkan isi kembali radiator beserta Cairan flush ( flushing radiator segera dimulai ). Setelah itu penuhi radiator dengan air, lalu tutup dan hidupkan mesin 5 - 15 menit ( tergantung dari petunjuk dari kemasan di flush tersebut ). Setelah waktu yang ditetapkan selesai, kemudian buang kembali air bekas flush tersebut. ( lakukan seperti no.4, Lakukan sampai menjadi bersih ( menurut pengalaman saya kuras dan buang tergantung tingkat kekotoran dari kerak radiator anda, bisa sampai 4 - 5 kali kuras )
6. Setelah menjadi bersih, jangan lupa untuk membersihkan selang dari radiator menuju ke kotak reservoir, bersihkan juga kotaknya dari kerak kerak.
7. Lalu Radiator silahkan anda isi dengan Radiator Coolant, beserta kotak reservoirnya juga.
Menguras Radiator yang sudah bercoolant
Lalu Bagaimana bila radiator kita sudah bercoolant dan ingin mengganti dengan coolant yang baru ( misalnya udah lama dipakai ) Caranya lebih simple.

Proses Mengganti Coolant
1. Siapkan Tempat penampungan untuk menampung coolant yang akan diganti. Lalu buka tutup radiator bagian bawah, jangan lupa buka tutup radiator bagian atas.
2. Setelah semua air terkuras segera tutup radiator bawah, lalu sekalian jangan lupa lepas tangki reservoir dengan cara menariknya keatas. lalu isi dengan coolant baru.
3. Bersihkan tangki reservoir, dan bila mau anda bisa juga memberi cat pada petunjuk upper lever dan lower level, agar mudah bagi kita untuk mengetahui ketinggian air waktu dipasang dimobil. Jangan lupa Tiup Selang penghubung dari radiator ke tangki reservoir untuk memastikan saluran tidak mampet.
4. Lalu isi tangki dengan coolant sebelum dipasang ( mempermudah pemasangan saja daripada diisi setelah tangki terpasang. Anda bisa mengisinya kemudian, terserah anda.
5. Pasang tanki ketempat semula.
6. Tutup kembali radiator dan nyalakan mesin lalu periksa terhadap kebocoran.

Semoga Bermanfaat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar